10 Tanda dan Gejala Awal Sakit Kanker, Jangan Sepelekan!

10-tanda-dan-gejala-awal-sakit-kanker-review-reishi
Tanda dan gejala awal sakit kanker yang lebih dikenal adalah muncul seperti benjolan. Namun, bukan berarti yang lainnya tidak lebih penting.

Tanda dan gejala awal sakit kanker seringnya tidak spesifik, dan kebanyakan orang juga tidak menunjukkan gejala yang khas sampai kanker berkembang ke tahap selanjutnya. Inilah yang kerap membuat diagnosis kanker dini menjadi sulit.

Tanda adalah sesuatu yang bisa dilihat orang lain, misalnya demam, muntah, atau laju napas cepat. Sementara gejala hanya dirasakan oleh orang yang memiliki kondisi tersebut, misalnya kelemahan, kelelahan, atau rasa nyeri [1].

Ketika kanker tumbuh, ini bisa menekan dan menyebar (bermetastasis) ke organ, saraf, dan pembuluh darah di sekitarnya, sehingga menimbulkan sejumlah tanda dan gejala. Sekalipun itu tumor terkecil, bisa menimbulkan gejala pada organ tertentu, misalnya otak.

Di sisi lain, sel kanker juga menguras energi dari tubuh Anda, sehingga menyebabkan perubahan dalam cara kerja sistem kekebalan tubuh Anda [1].

10 Tanda dan gejala awal sakit kanker

Umumnya, tanda kanker yang lebih dikenal adalah muncul seperti benjolan. Namun, bukan berarti yang lainnya tidak lebih penting, karena bisa saja tanda lainnya tersebut lebih berpotensi menjadi kanker. Berikut ini tanda dan gejala awal sakit kanker yang tidak boleh Anda abaikan [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7]:

1. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Satu di antara banyak tanda awal sakit kanker yang dapat terlihat jelas adalah penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebesar 10 pon, bahkan lebih. Umumnya, orang-orang yang menderita kanker pankreas, lambung, kerongkongan, atau paru-paru sering mengalami hal ini, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada semua jenis kanker.

Melansir dari WebMD, penderita kanker juga mengalami penurunan nafsu makan. Ini karena kanker dapat mengubah sistem metabolisme, sehingga mengubah cara tubuh dalam menghasilkan energi. Menurunnya nafsu makan ini juga dapat berdampak pada penurunan berat badan.

2. Demam

Biasanya, demam akan sering muncul ketika kanker telah menyebar ke organ lain di sekitarnya. Beberapa kanker yang mungkin lebih sering menunjukkan tanda demam, termasuk limfoma, leukemia, serta kanker ginjal dan hati.

Demam kanker biasanya naik dan turun di siang hari dan terkadang memuncak di waktu yang sama, atau bisa juga sering mengalami keringat di malam hari disertai demam. Segeralah temui dokter jika Anda memiliki suhu lebih dari 100,50F yang berlangsung selama lebih dari beberapa hari.

3. Kelelahan ekstrem

Ini adalah salah satu gejala awal sakit kanker yang paling umum. Setiap orang tentu pernah mengalami yang namanya kelelahan, tetapi kelelahan di sini adalah kelelahan yang tidak kunjung hilang (ekstrem).

Jika Anda sudah mengurangi tingkat aktivitas Anda atau tidur lebih banyak tidak membuat Anda kembali bersemangat, cobalah temui dokter Anda untuk memastikan kesehatan Anda.

4. Muncul benjolan dan pembengkakan

Sama halnya dengan peningkatan suhu tubuh, benjolan sering menandakan adanya infeksi. Namun, juga merupakan peringatan dini kanker dan tanda dari kanker yang telah berkembang.

Orang dengan kanker mulut, tenggorokan, kotak suara (laring), payudara, kelenjar getah bening, jaringan lunak, dan testis biasanya memiliki benjolan.

Anda harus memeriksakan ke dokter jika kelenjar getah bening Anda tetap bengkak selama 3-4 minggu atau Anda memiliki satu benjolan yang tidak hilang atau terus tumbuh.

5. Perubahan warna kulit

Jika Anda merasakan warna kulit Anda berubah, misalnya menguning, menggelap, atau kemerahan secara berulang, ini bisa menandakan kanker. Luka yang tidak kunjung sembuh pun juga harus diperiksa.

Selain itu, tahi lalat, bintik-bintik, atau kutil yang berubah warna, bentuk, atau ukuran bisa menjadi tanda awal kanker kulit. Segeralah temui dokter jika Anda mengalami kondisi ini.

6. Sakit dan nyeri

Seiring berjalannya waktu, kanker yang telah menyebar ke organ tubuh Anda yang lainnya akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri.

Misalnya, sakit yang merupakan gejala awal kanker tulang atau kanker testis. Sementara nyeri punggung lebih sering terjadi pada orang dengan kanker kolorektal, pankreas, atau ovarium. Orang yang menderita tumor otak juga sering mengeluh sakit kepala yang tidak kunjung hilang.

7. Perubahan fungsi usus atau kandung kemih

Sembelit, diare, dan masalah usus lainnya mungkin merupakan tanda awal dari kanker kolorektal. Bahkan, masalah pada pencernaan ini bisa menyebabkan adanya darah pada feses.

Saat Anda melihat warna merah di feses Anda, darah tersebut sering kali berasal dari suatu tempat di saluran pencernaan Anda, seperti kerongkongan, perut, atau usus Anda.

Salah satu cara untuk mengetahui asal darah tersebut adalah dengan melihat seberapa terang atau gelap warnanya. Jika merah terang, bisa menunjukkan adanya pendarahan di rektum atau ujung usus Anda. Sementara jika warnanya lebih gelap, berarti mungkin berasal dari bagian atas, seperti pada kasus maag.

Adapun sebagian besar orang dengan kanker kandung kemih dan prostat melaporkan mengalami rasa sakit saat buang air kecil, adanya darah dalam urin, atau perubahan fungsi kandung kemih lainnya.

8. Batuk yang tidak kunjung hilang

Pilek atau flu umumnya dapat sembuh, tetapi ini bisa juga menjadi gejala potensial dari kanker paru-paru, laring, dan tiroid, disertai dengan tanda lainnya, seperti nyeri dada, penurunan berat badan, suara serak, kelelahan, dan sesak napas. Jika Anda mengalami kondisi ini, segeralah temui dokter, terutama jika Anda seorang perokok.

9. Sulit menelan

Perasaan seperti ada benjolan di tenggorokan Anda adalah gejala umum dari heartburn. Ketika Anda merasa sulit menelan, ini bisa saja menandakan kanker kerongkongan, lambung, atau tenggorokan.

Perubahan di mulut Anda seperti bercak putih di dalam mulut atau lidah, bisa menjadi prakanker yang dapat berkembang menjadi kanker mulut. Selain itu, luka, pendarahan, atau mati rasa di mulut dapat menjadi tanda awal dari sakit kanker tertentu.

10. Anemia

Beberapa jenis kanker, termasuk leukemia dan limfoma, dapat menyebabkan anemia, yaitu jumlah sel darah merah Anda rendah. Indikator ini bisa diketahui dengan tes darah. Selain itu, jika Anda didiagnosis mengalami anemi, kondisi ini juga yang membuat Anda mudah lelah, letih, dan lesu.

Inilah 10 tanda dan gejala awal sakit kanker yang tidak boleh Anda sepelekan. Mengetahui tanda dan gejala di atas dapat membuat Anda lebih berhati-hati dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain itu, deteksi kanker sejak dini dapat membantu Anda dan dokter mengambil langkah yang tepat untuk menjalani pengobatan kanker secara menyeluruh.

Cover photo by prostooleh – www.freepik.com

Baca Juga:
7 Makanan Ini Terbukti Mampu Melawan Kanker
Apa Penyebab Kanker yang Sebenarnya?
Apakah Kanker Bisa Disembuhkan? Begini Kata Para Ahli!

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email