Ingin Memperpanjang Angka Harapan Hidup? 6 Makanan ini Dapat Membantu!

6-makanan-untuk-memperpanjang-angka-harapan-hidup-review-reishi
Selain olahraga, diet bisa sangat efektif untuk meningkatkan angka harapan hidup. Nah, apa saja makanan yang dapat membantu mewujudkannya?

Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa orang-orang dulu cenderung memiliki usia yang lebih lama daripada kebanyakan orang saat ini. Nah, penelitian membuktikan bahwa salah satu faktor terpentingnya adalah menerapkan pola hidup yang sehat. Selain menjadi aktif, diet Anda bisa sangat efektif untuk meningkatkan angka harapan hidup.

Meskipun tidak ada satu makanan pun yang benar-benar dapat memperpanjang hidup seseorang, tetapi beberapa jenis makanan tertentu dapat membantu Anda menjalani hidup yang lebih sehat dan lebih lama.

Baik itu dikemas dengan antioksidan yang tinggi, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, atau pun membantu mengontrol kadar gula darah, 6 jenis makanan ini dapat membantu Anda memperpanjang angka harapan hidup dengan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

6 Makanan yang dapat membantu memperpanjang angka harapan hidup

Tips untuk hidup lebih lama sebenarnya bukan menjadi rahasia lagi. Anda hanya perlu menerapkan sejumlah kebiasaan hidup sehat ini, yaitu tidak merokok, punya kehidupan sosial yang aktif, rajin berolahraga, jaga berat badan sehat, dan konsumsi makanan yang tepat.

Apalagi, faktor gen mungkin hanya bertanggung jawab atas 20% dari berapa lama seseorang hidup. Sisanya, ya bergantung pada gaya hidup sehat [1].

Nah, berikut 6 makanan yang dapat membantu Anda menambah angka harapan hidup yang lebih sehat dan lebih lama:

1. Sayuran hijau

6-makanan-untuk-memperpanjang-angka-harapan-hidup-review-reishi-sayuran-hijau
Sumber: jcomp – www.freepik.com

Sayuran hijau mentah dikemas dengan sejumlah zat gizi, tetapi sangat rendah kalori. Tidak heran kalau makanan ini baik untuk menurunkan berat badan. Terlebih lagi, dapat dimakan dalam jumlah yang hampir tidak terbatas.

Sayuran silang (Cruciferous) misalnya, yang kaya akan serat, antioksidan, serta vitamin A, C, dan K. Semua zat gizi ini berhubungan erat dengan penuaan yang sehat. Contoh sayuran silang adalah brokoli, kembang kol, dan kubis Brussel [2].

Senyawa sulphorphane yang merupakan antioksidan utama dalam sayuran silang, sangat bermanfaat sebagai antikanker, melindungi kesehatan jantung, bahkan mengontrol kadar glukosa pada penderita diabetes tipe 2 [3, 4, 5].

Sebuah meta-analisis dari 13 studi juga menemukan bahwa konsumsi sayuran berdaun hijau secara teratur mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 15,8% [6]. Selain itu, sayuran hijau gelap juga mengandung zeaxanthin dan lutein – dua antioksidan yang mampu melindungi kesehatan mata yang lebih baik [7].

Nah, sayuran berdaun hijau tidak hanya bayam dan kangkung. Anda juga bisa mendapatkan manfaatnya dari arugula, bok choy, sawi hijau, kale, dan masih banyak lagi.

2. Kacang-kacangan

6-makanan-untuk-longevity-review-reishi-kacang
Sumber: topntp26 – www.freepik.com

Kacang adalah salah satu makanan yang dapat membantu Anda hidup lebih lama dan lebih sehat.

Makan kacang-kacangan dapat membantu Anda merasa kenyang, menstabilkan gula darah, serta membantu mencegah ngidam makanan. Selain itu, serat larut dalam kacang dapat menurunkan kadar kolesterol.

Makan kacang-kacangan atau polong-polongan 2 kali seminggu dapat mengurangi risiko kanker usus besar hingga 50%, serta menawarkan perlindungan yang signifikan terhadap kanker mulut, laring, faring, perut, dan ginjal [8].

Namun, makanlah secara perlahan dan tingkatkan toleransi Anda selama beberapa hari untuk mencegah masalah pencernaan yang tidak diinginkan.

“Menukar beberapa protein hewani dengan kacang beberapa kali dalam seminggu adalah pilihan yang bijak untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan,” jelas Lauren Manaker, MS, RDN, LD, ahli diet di Charleston dan penulis Fueling Male Fertility [9].

Dalam diet Mediterania pun kacang menjadi bagian dari menu makanan yang sehat. Ini karena kandungan senyawanya yang berkaitan dengan pengurangan risiko kanker, diabetes tipe 2, menurunkan kolesterol, serta mengurangi peradangan [10, 11, 12, 13].

Semua kacang sama sehatnya untuk menangkal penyakit dan meningkatkan angka harapan hidup. Namun yang terpenting adalah Anda mengonsumsi kacang yang Anda suka.

3. Bawang

6-makanan-untuk-memperpanjang-angka-harapan-hidup-review-reishi-bawang
Sumber: stockking – www.freepik.com

Kelompok bawang, termasuk daun bawang, bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay, bermanfaat untuk melindungi sistem kardiovaskular dan kekebalan tubuh. Selain itu, bahan makanan ini juga memiliki efek anti-kanker dan anti-diabetes.

Sama halnya dengan sayuran silangan, bawang juga harus dicincang, dihancurkan, atau dikunyah secara menyeluruh untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Tahukah Anda? Saat Anda memotong bawang dan mata mulai berair, saat itulah Anda akan tahu bahwa bawang menghasilkan senyawa anti-kanker.

Studi tahun 2004 menemukan bahwa peningkatan konsumsi bawang telah dikaitkan dengan risiko kanker lambung, kolorektal, dan prostat yang lebih rendah [14]. Terlebih lagi, bawang juga mengandung quercetin – suatu flavonoid yang dapat menekan pertumbuhan dan proliferasi tumor, serta menginduksi kematian sel kanker [15].

4. Jamur

6-makanan-untuk-memperpanjang-angka-harapan-hidup-review-reishi-jamur
Sumber: azerbaijan_stockers – www.freepik.com

Makanan untuk meningkatkan angka harapan hidup selanjutnya adalah jamur. Ini dijuluki juga sebagai “makanan super” atau super food.

Jamur dikemas dengan vitamin, mineral, dan komponen aktif fitonutrien yang dapat meningkatkan kesehatan. Salah satu senyawanya dapat menghalangi produksi estrogen berlebih, sehingga bermanfaat untuk mencegah kanker payudara.

Mulai dari jamur putih, cremini, Portobello, tiram, shiitake, maitake, dan Reishi, semuanya memiliki sifat anti-kanker. Di antara varietas jamur tersebut, jamur Reishi menawarkan Anda banyak manfaat yang tidak bisa ditolak begitu saja.

Reishi (Ganoderma lucidum) memiliki sifat antiinflamasi, imunomodulasi, antioksidan, anti-aging, antivirus, antibakteri, serta antikanker. Meskipun jamur ini jarang diolah sebagai masakan, Anda tetap bisa mengambil manfaatnya dalam bentuk ekstrak jamur Reishi, yang biasanya tersedia dalam sajian bubuk atau kapsul.

5. Beri-berian

6-makanan-untuk-longevity-review-reishi-beri
Sumber: topntp26 – www.freepik.com

Buah beri-berian adalah salah satu makanan terbaik yang bisa Anda makan untuk mendapatkan manfaat kesehatan secara menyeluruh. Ini termasuk blueberry, stroberi, blackberry, dan raspberry yang rendah gula, tetapi kaya zat gizi.

Dalam Nurses Health Study, yang diikuti lebih dari 16.000 peserta berusia 70 tahun ke atas, menemukan bahwa asupan blueberry dan stroberi yang lebih banyak dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif yang lebih lambat [16]. Studi lain juga menunjukkan bahwa ekstrak blueberry dapat meningkatkan daya ingat [17].

Semua buah beri-berian mengandung antioksidan yang sangat tinggi untuk memerangi radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan pada sel-sel tubuh, serta menekan peradangan yang berlebihan.

Flavonoid, satu kelompok senyawa bioaktif dalam blueberry, telah dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.

Sebuah studi dalam British Journal of Nutrition menemukan hubungan erat antara konsumsi makanan kaya flavonoid, khususnya anggur merah, teh, paprika, blueberry, dan stroberi, dengan risiko kematian yang lebih rendah [18].

6. Teh hijau

6-makanan-untuk-memperpanjang-angka-harapan-hidup-review-reishi-teh-hijau
Sumber: freepik – www.freepik.com

Teh hijau mengandung senyawa antioksidan yang lebih kuat dibandingkan dengan jenis teh oolong dan teh hitam.

Satu studi yang mengamati kebiasaan konsumsi teh hijau dan risiko kematian pada orang yang mengalami stroke atau serangan jantung mendapati bahwa peminum teh terbanyak (7 cangkir per hari) memiliki risiko kematian 62% lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak minum teh hijau [19].

Ini karena teh hijau mengandung senyawa polifenol yang telah terbukti bermanfaat untuk kesehatan jantung, dan diduga berkontribusi terhadap risiko kematian yang lebih rendah.

Kabar baiknya, Anda tidak harus minum 7 cangkir setiap hari. Beberapa manfaat masih bisa Anda peroleh dengan minum 1-2 cangkir per hari.

Studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menemukan bahwa minum hanya 1 cangkir teh hijau per hari dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 5% dan dari semua penyebab kematian hingga 4% [20].

Kesimpulan

Daftar 6 makanan ini hanyalah satu dari sekian tips sehat yang harus Anda jalani untuk memperpanjang angka harapan hidup Anda. Jangan pula lewatkan olahraga rutin, stay connecting dengan orang-orang sekitar, cukup istirahat, serta hindari stres, merokok, dan juga alkohol.

Original featured image by freepik – www.freepik.com

Baca Juga:
Jamur Reishi, Salah Satu Cara Memutihkan Kulit Secara Alami yang Patut Dicoba
Tak Hanya Paparan Sinar UV, Ini 7 Penyebab Penuaan Dini Lainnya yang Harus Anda Ketahui!

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email