Jamur Reishi, Salah Satu Cara Memutihkan Kulit Secara Alami yang Patut Dicoba

reishi-cara-memutihkan-kulit-secara-alami
Jamur Reishi dianggap dapat memutihkan kulit secara alami karena senyawa bioaktifnya mampu menghambat aktivitas tirosinase (enzim yang mempercepat produksi melanin), sehingga hiperpigmentasi dapat dicegah dengan baik.

Cara memutihkan kulit secara alami – mungkin inilah yang sedang dicari-cari oleh banyak orang demi menunjang penampilan dan rasa percaya dirinya.

Kulit yang putih, bersih, cerah, dan bersinar memang menjadi impian semua orang – terlepas dari berapa pun usia Anda.

Memiliki kulit yang putih, bersih, dan cerah juga membuat make-up menjadi lebih mudah diaplikasikan dan menempel sempurna di kulit wajah. Alhasil, Anda jadi semakin percaya diri dengan tampil lebih maksimal.

Sayangnya, mendapatkan kulit impian ini tidaklah mudah. Setidaknya, ini yang dirasakan oleh orang-orang yang kulitnya “berwarna” atau skin of color (SOC).

Ditambah lagi, faktor pigmentasi kulit yang semakin meningkat dan sulit memudar seiring bertambahnya usia.

Salah satu faktor penyebab hiperpigmentasi adalah paparan sinar ultraviolet (UV) bertahun-tahun.

Orang lansia mungkin memiliki lesi hiperpigmentasi (solar lentigines) atau dikenal juga sebagai photoaging. Ini karena melanosit tua mengalami peningkatan aktivitas fungsional setelah bertahun-tahun terpapar sinar UV, tetapi juga mengalami penurunan jumlah fungsional seiring bertambahnya usia.

Krim pemutih jadi pilihan untuk memutihkan kulit

Untuk mendapatkan kulit yang putih, bersih, cerah, dan bersinar, banyak orang akhirnya mengeksplorasi berbagai perawatan yang ada di pasaran. Sering kali, hal ini berimplikasi pada eksploitasi agen topikal (seperti krim), yang awalnya dikembangkan untuk pengobatan hiperpigmentasi (seperti terapi pencerah kulit).

Faktanya, krim pemutih yang ada di pasaran bisa saja mengandung bahan kimia berbahaya.

Salah satunya methylisothiazolinone (MIT) yang sering terdapat pada beberapa krim moisturizer, lotion, atau tabir surya. Kehadiran senyawa ini dapat menyebabkan Anda mengalami dermatitis kontak alergi.

Namun, masih diperdebatkan konsentrasi MIT yang memicu reaksi alergi dan efek berbahaya lainnya yang telah ditemukan mulai dari 7,5 – 100 ppm.

Sementara International Journal of Toxicology (2018) melaporkan bahwa produk kosmetik yang mengandung MIT 100 ppm (0,01%) atau kurang aman digunakan sebagai pengawet dalam kosmetik. Jadi, Anda tetap harus berhati-hati, ya.

Efek ketergantungan juga mungkin dapat terjadi dari pemakaian krim pemutih. Akhirnya, tak hanya berdampak pada kesehatan, melainkan pengeluaran Anda pun jadi ikut surut karena “terus-menerus” menggunakannya demi kulit tetap terlihat putih.

Ada pula agen pemutih seperti asam L-askorbat yang kurang dalam hal stabilitas dan asam kojat yang diketahui efektif, tetapi aktivitas depigmentasinya lemah.

Hidrokuinon juga menunjukkan aktivitas depigmentasi yang baik. Hanya saja, agen pemutih ini bermasalah bila digunakan dalam sediaan farmasi, karena cenderung mengiritasi kulit dan menyebabkan reaksi alergi.

Inilah mengapa hingga saat ini, mungkin belum ada agen yang sangat efektif untuk mencegah hiperpigmentasi dan memutihkan kulit.

Jamur Reishi, salah satu cara memutihkan kulit secara alami

Jamur Reishi atau dikenal bangsa Cina sebagai Lingzhi adalah jamur yang sangat terkenal sebagai ramuan tradisional Cina. Bahkan, masyarakat di sana meyakini bahwa jamur ini berkontribusi terhadap umur panjang seseorang.

Berbagai penelitian farmakologis menunjukkan bahwa ekstrak jamur Lingzhi memiliki aktivitas imunomodulator, antioksidan, dan antikanker. Studi lain juga melaporkan ekstrak dari jamur obat ini dapat mempercepat penyembuhan luka dan suplemen kesehatan untuk melawan kelelahan.

Kabar baiknya lagi, jamur dengan nama latin Ganoderma lucidum ini juga sering dimanfaatkan sebagai bahan umum dari berbagai produk kosmetik pemutih kulit.

Hal ini amat sangat dihargai oleh masyarakat oriental, khususnya Cina dan Jepang. Jamur Reishi dianggap dapat memutihkan kulit secara alami, karena senyawa bioaktifnya mampu menghambat aktivitas enzim tirosinase.

1. Memiliki aktivitas penghambat tirosinase

Manfaat jamur Reishi (G. lucidum) sebagai pemutih kulit alami dibuktikan pertama kalinya secara ilmiah dalam penelitian yang dilakukan oleh Chien et al. (2008).

Dari semua jamur yang diuji (Ganoderma lucidum, Antrodia camphorata, Agaricus brasiliensis, dan Cordyceps militaris), G. lucidum memiliki aktivitas penghambat tirosinase (inhibitor tirosinase) signifikan (nilai IC50 0,32 mg/ml).

Hasil ini menunjukkan bahwa efek penghambatan tirosinase jamur Reishi 80% lebih efektif dibandingkan dengan sampel jamur lain yang diuji dalam penelitian tersebut. 

Inhibitor tirosinase adalah komponen efektif dari senyawa pencerah kulit (skin-lightening).

Enzim tirosinase mengandung mineral tembaga yang berperan untuk mempercepat produksi melanin (melanogenesis) dan pigmen lainnya dari tirosin melalui proses oksidasi.

Dengan adanya inhibitor tirosinase, maka produksi melanin dapat ditekan, sehingga hiperpigmentasi dapat dicegah dengan baik.

Ekstraknya pun tidak menunjukkan efek toksisitas terhadap jaringan fibroblas manusia. Hal ini membuat jamur Reishi dapat berkontribusi dalam perawatan kulit, baik dari dalam maupun dari luar.

Hanya saja, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi komponen bioaktif apa dalam jamur Reishi yang berkontribusi terhadap efek penghambatan ini.

2. Efektif menghambat melanogenesis

Melanogenesis adalah proses pembentukan melanin – pigmen terpenting untuk menentukan warna kulit manusia. Melanin dibuat oleh melanosom, yaitu suatu organel yang ada di melanosit pada lapisan epidermis kulit.

Melanogenesis dipercepat oleh enzim tirosinase, sekaligus merupakan tahap kritis dalam proses tersebut, karena berisiko menyebabkan hiperpigmentasi.

Beruntungnya, proses melanogenesis yang dipercepat oleh tirosinase dapat dikontrol. Salah satunya dengan menambahkan senyawa inhibitor tirosinase atau penghambat aktivitas enzim tirosinase.

Sebuah artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Justia Patents (2008) mengungkapkan bahwa ekstrak dari [tubuh buah] Ganoderma lucidum yang berbentuk tanduk dapat menghambat melanogenesis dan pemutihan kulit.

Efek ini diduga berasal dari senyawa turunan ergosterol yang diisolasi dari ekstrak jamur Reishi dengan cara pemisahan dan pemurnian.

Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui seberapa efektif turunan ergosterol tersebut dalam menghambat melanogenesis dan memutihkan kulit secara alami.

Cara memutihkan kulit secara alami lainnya yang tidak boleh dilewatkan

Selain dengan mengonsumsi suplemen jamur Reishi, ada beberapa cara memutihkan kulit secara alami lainnya yang sayang sekali jika Anda lewatkan, yaitu:

  1. Cukup tidur setiap hari.
  2. Cukup minum air setiap hari.
  3. Selalu pakai sunscreen atau sunblock meskipun di rumah.
  4. Mengaplikasikan pelembab kulit (skin moisturizer). Ingat, perhatikan ingredients-nya, ya!
  5. Pijat wajah dengan campuran madu dan minyak zaitun.
  6. Melakukan steam wajah atau uap wajah dengan air rebusan kulit lemon.
  7. Menyemprotkan air mawar dingin ke kulit wajah.
  8. Eksfoliasi kulit wajah dengan 2 sdt bubuk beras dan sedikit minyak kelapa.
  9. Pakai masker wajah buatan sendiri menggunakan 2 sdt bubuk kulit jeruk atau lemon, 1 sdt soda kue, 1 sdt madu, dan 2 sdt jus lemon.
  10. Pakai masker peel-off dari kulit jeruk.
  11. Mengoleskan campuran gel lidah buaya 2 sdt, 1/2 sdt kunyit, dan 1 sdm madu ke wajah dan leher, diamkan selama 15 menit, lalu bersihkan dengan air bersih.
  12. Mengoleskan ke wajah irisan ketimun yang sudah dikupas dan dicampur dengan bubuk cendana dan 1 sdm jus lemon, diamkan selama 15 menit, lalu bersihkan dengan air bersih.
  13. Mengaplikasikan campuran cuka sari apel dan air mawar dengan perbandingan yang sama sebagai toner alami, diamkan selama 2 menit, lalu bersihkan dengan air bersih.
  14. Pakai masker dari putih telur 1 butir dengan campuran 2 sdt tepung jagung ke wajah dan leher, diamkan selama 15 menit, lalu bersihkan dengan air bersih.

Saran dari Reishi

Hal yang tidak kalah penting juga adalah selalu menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang. Tentunya, Anda dapat mendukung upaya memutihkan kulit secara alami dari dalam dengan mengonsumsi suplemen jamur Reishi secara rutin setiap hari. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan kulit sebelum menggunakan produk pemutih kulit jenis apapun untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Photo by cookie_studio – www.freepik.com

Baca Juga:
Tak Hanya Paparan Sinar UV, Ini 7 Penyebab Penuaan Dini Lainnya yang Harus Anda Ketahui!
Atasi Penuaan Dini Secara Alami dengan Jamur Reishi (Rahasia Awet Muda di Usia 40-an)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email