Atasi Penuaan Dini Secara Alami dengan Jamur Reishi (Rahasia Awet Muda di Usia 40-an)

cegah-dan-atasi-penuaan-dini-dengan-reishi
Jamur Reishi terkenal sangat menghidrasi, kaya antioksidan, dan meningkatkan kekebalan. Inilah alasannya jamur Reishi dapat mencegah dan mengatasi penuaan dini.

Penuaan adalah proses alami makhluk hidup menjadi tua. Ada banyak faktor yang turut berperan apakah Anda akan menua dengan anggun atau mengalami penuaan dini (premature aging). Dengan kata lain, Anda menua lebih cepat dari usia biologis Anda. Misalnya, saat ini Anda berusia 40-an, tetapi sudah terlihat seperti orang yang berusia 50-an.

Seperti yang dialami oleh seorang wanita bernama Nina Snelling yang berhasil diwawancarai oleh tim Daily Mail tahun 2015. Nina Snelling yang pada saat itu berusia 81 tahun dan masih saja terlihat bak wanita berusia 60-an. Artinya, ia 20 tahun terlihat lebih muda dari usianya saat itu. Meskipun ia mengakui bahwa look-nya ini berkaitan dengan ia yang tidak pernah menikah, tetapi ada rahasia lain yang membuatnya awet muda.

“Tidak seperti kebanyakan wanita seusia saya, saya bangun dari tempat tidur pada jam 7 pagi, kemudian lari sejauh tiga mil. Aktivitas ini membuat saya merasa lebih gembira. Selain itu, saya juga suka melakukan olahraga angkat beban, aerobik, dan kelas yoga.” Ujarnya saat diwawancarai tim Daily Mail.

Nina menyatakan bahwa olahraga secara rutin telah membantu memberikannya kulit awet muda. Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah, memberikan energi, dan meningkatkan kekencangan otot di seluruh tubuh, termasuk bagian wajah.

Selain itu, ia juga menceritakan tentang putrinya yang sering kali meminjam pakaiannya. Hal yang menakjubkan lagi, dengan penampilan Nina yang stay young, berhasil membuatnya bertahan di dunia kerja. Bahkan, ia sempat mendapatkan tawaran tiga pekerjaan sekaligus setelah melakukan wawancara langsung dengan para atasan di usianya yang terbilang sudah tua.

Apakah Anda bisa awet muda juga seperti Nina Snelling? Tentu bisa. Anda bukanlah satu-satunya orang yang menginginkan awet muda di usia tua. Menjaga pola makan yang sehat, menggunakan tabir surya, dan tidak lupa mengonsumsi suplemen Reishi juga merupakan langkah terbaik untuk mencegah dan mengatasi tanda penuaan dini.

Gejala penuaan dini yang harus diwaspadai

Proses penuaan sangat bervariasi pada setiap orang, akan tetapi ada beberapa tanda penuaan yang dianggap “prematur” jika Anda menyadarinya sebelum usia 35 tahun. Berikut tanda dan gejala penuaan dini tersebut:

1. Sunspots.

Kehadiran sunspots pada kulit disebabkan oleh paparan sinar matahari selama bertahun-tahun. Bintik-bintik ini bisa muncul di wajah, punggung tangan, atau lengan bawah Anda. Umumnya, sunspots mulai muncul pada saat atau setelah usia 40 tahun.

2. Tangan terlihat kurus.

Ini bukan seperti tangan yang ikutan kurus karena badan kurus. Melainkan tangan Anda terlihat kurus akibat lapisan atas kulit semakin menipis seiring berjalannya waktu. Ini terjadi karena kandungan protein penyusun, seperti kolagen, yang membentuk kulit Anda sudah semakin berkurang. Selain kurus, tangan Anda pun mungkin akan terlihat lebih keriput, tipis, atau rentan keriput. Kondisi ini cenderung muncul saat akhir usia 30-an dan awal 40-an.

3. Peradangan atau hiperpigmentasi di sekitar dada.

Salah satu tanda penuaan dini yang juga banyak dialami orang adalah perubahan warna yang tidak merata di bagian dada seiring bertambahnya usia. Sama halnya dengan sunspots, kondisi ini dapat disebabkan oleh kerusakan sel akibat paparan sinar matahari. Namun, perlu Anda ketahui bahwa hiperpigmentasi seperti ini tidak selalu terkait dengan penuaan. Ini bisa terjadi akibat penyakit eksim atau kondisi kulit lainnya yang merusak sel-sel melanin di kulit.

4. Kulit gatal atau kering.

Kondisi kulit sering gatal atau jadi kering (xerosis cutis) sering terjadi dari waktu ke waktu. Hal ini disebabkan oleh lapisan kulit yang semakin menipis, sehingga rentan mengalami dehidrasi. Umumnya, Anda akan mengalami gejala ini mendekati usia 40-an.

5. Kulit kendur atau keriput.

Satu dari sekian banyak tanda penuaan dini yang mungkin terlihat jelas adalah kulit kendur atau keriput. Ini terjadi karena saat Anda memasuki usia 30-an, kulit memperlambat produksi kolagennya. Kolagen adalah protein yang membentuk dan membantu kulit tetap kencang. Semakin sedikit produksi kolagen, semakin rentan kulit mengalami keriput atau kendur.

6. Rambut mudah rontok.

Rambut rontok juga bisa menandakan terjadinya penuaan dini. Hal ini disebabkan sel induk yang memicu pertumbuhan rambut baru di folikel rambut mengalami kematian. Kematian sel induk ini dipicu oleh perubahan hormon, faktor lingkungan, keturunan, dan pola makan. Hasil penelitian Trueb (2006) menunjukkan bahwa para wanita sering mengalami kerontokan rambut di atas usia 70 tahun, sedangkan para pria mengalaminya setelah usia 50 tahun.

Faktor yang mempercepat proses penuaan

Ada banyak faktor yang turut mempercepat penuaan Anda terjadi. Hampir semuanya mungkin terlibat dalam setiap aktivitas Anda sehari-hari. Berikut beberapa faktor yang dapat memicu penuaan dini, yaitu:

  • Sering terpapar sinar UV matahari.
  • Pola makan yang tidak sehat, terutama yang mengandung tinggi lemak, gula rafinasi, tepung putih, dan produk olahan susu yang berlebihan.
  • Faktor lingkungan, seperti asap, debu, dan kotoran.
  • Gaya hidup tidak sehat, seperti jarang olahraga, kurang tidur, kebiasaan merokok, minum alkohol, dan stres.

Polusi lingkungan dapat memperparah kehadiran bintik-bintik hitam dan kerutan di wajah Anda. Ini terjadi karena kulit Anda langsung terpapar atau bersentuhan dengan udara yang mungkin membawa asap, debu, atau polutan lainnya. Akibatnya, kulit Anda mudah rusak dan cepat mengalami penuaan.

Di sisi lain, stres yang mungkin banyak orang menyepelekannya, juga berkontribusi besar terhadap penuaan dini. Saat Anda stres, maka produksi hormon stres yang disebut dengan kortisol dan respons peradangan tubuh akan meningkat. Hal ini dapat menghancurkan kolagen dan elastin kulit, serta membentuk kerutan, yang merupakan tanda dari penuaan dini.

Hal yang tidak kalah penting juga adalah semua faktor di atas dapat menyebabkan penumpukan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas adalah senyawa yang bersifat tidak stabil, karena tidak memiliki pasangan elektron. Untuk menstabilkannya, radikal bebas akan mencurinya dari sel-sel sehat Anda.

Akibatnya, sel-sel Anda mengalami kerusakan dan tidak mampu beregenerasi dengan baik. Inilah pentingnya antioksidan dalam tubuh untuk melawan radikal bebas tersebut, agar tidak terjadi kerusakan sel yang memicu penuaan dini.

Cara mencegah dan mengatasi penuaan dini secara alami

Anda tentu sadar bahwa penuaan adalah proses alami tubuh yang pasti terjadi. Yang bisa Anda lakukan bukan untuk mencegah proses penuaan tersebut, tetapi mencegah penuaan terjadi lebih cepat dari usia biologis Anda sendiri. Bagaimana caranya? Berikut cara mencegah dan mengatasi penuaan dini secara alami yang bisa Anda lakukan:

1. Bersihkan semua riasan dari wajah sebelum tidur.

Mencuci wajah dari semua riasan yang menempel sebelum tidur bisa memengaruhi penampilan kulit Anda. Setidaknya, bersihkan wajah dua kali sehari menggunakan air hangat dan sabun pembersih ringan. Pastikan wajah Anda bebas dari riasan make-up sebelum Anda tidur.

2. Pastikan Anda cukup tidur.

Tidur adalah proses di mana tubuh memulihkan energi setelah seharian beraktivitas. Hal ini sangat penting untuk fungsi semua organ tubuh, termasuk kulit. Memiliki tidur yang cukup dapat memberi waktu pada kulit Anda untuk beregenerasi atau memperbarui diri setiap hari.

3. Pola makan sehat dan seimbang.

Seperti yang telah Anda ketahui, pola makan yang buruk dapat memengaruhi proses penuaan terjadi lebih cepat. Oleh sebab itu, pastikan Anda memenuhi asupan zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel-sel kulit yang sehat.

4. Pertahankan hidrasi tubuh dengan baik.

Perlu Anda ingat, tubuh yang dehidrasi dapat membuat kerutan di kulit muncul lebih cepat, yang mana ini adalah tanda dari penuaan dini. Penuhi kebutuhan cairan Anda dengan minum setidaknya 8 gelas air setiap hari.

5. Rajin olahraga.

Olahraga secara rutin dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membuat kulit tampak lebih sehat dan awet muda.

6. Berhenti merokok.

Kebiasaan merokok adalah salah satu faktor pemicu penuaan dini. Jika Anda berhenti memaparkan kulit Anda dengan racun yang ada di dalam asap rokok, maka Anda telah memberi waktu pada kulit untuk memperbaiki dirinya sendiri.

7. Manajemen stres.

Anda bisa mengelola stres dengan baik dengan melakukan yoga atau meditasi. Penting menemukan cara yang cocok dengan Anda untuk mengatasi stres. Selain itu, mendengarkan musik, sharing dengan orang terpercaya, atau pergi piknik juga dapat mengurangi beban yang mengganggu pikiran Anda.

Selain itu, Anda juga perlu menggunakan tabir surya setidaknya yang mengandung SFP 30 atau lebih dan pelembab setiap hari. Gunakan produk dengan bahan-bahan yang ringan dan tidak mengiritasi kulit wajah Anda.

Manfaat jamur Reishi (Lingzhi) untuk kesehatan kulit

Dikenal sebagai “jamur keabadian”, jamur Reishi telah digunakan sejak berabad-abad lamanya untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan pengobatan kanker standar. Jamur obat tradisional ini sangat menghidrasi, kaya antioksidan, dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Merangkum dari hasil wawancara tim Byrdie dengan Jeannette Graf, seorang dokter kulit bersertifikat, dan Jeanette Kimszal, seorang ahli gizi terdaftar pada tahun 2020, ada beberapa manfaat jamur Reishi untuk kulit Anda, di antaranya:

  • Mempertahankan tingkat antioksidan paling kuat di kulit, yaitu ergothioneine dan glutathione, sehingga mencegah penuaan dini dan meningkatkan perlindungan dari sinar matahari.
  • Mengurangi kemerahan dan iritasi yang merupakan langkah pertama dalam penuaan kulit. Ini terjadi karena sifat adaptogenik dari jamur Reishi, sehingga membuat kulit tenang dan kemerahan berkurang.
  • Kandungan polisakarida dalam jamur Reishi sangat menghidrasi kulit. Selain itu, dapat mengurangi kerutan atau garis-garis halus, serta memperbaiki dan memperkuat ceramide untuk mempertahankan kelembapan.
  • Memudarkan bekas jerawat, karena jamur Reishi menghambat enzim tirosinase penghasil melanin, sehingga membantu mengurangi pigmentasi dan perubahan warna kulit.

Peran jamur Reishi (Lingzhi) dalam mencegah penuaan dini

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Aging and Disease tahun 2014 menunjukkan bahwa ekstrak miselia jamur Reishi (Ganoderma lucidum) memiliki aktivitas antioksidan yang berperan sebagai anti-aging.

Adanya aktivitas antioksidan ini dapat menghambat peroksidasi lipid dan produksi ROS (salah satu radikal bebas yang menyerang sel-sel sehat) dan meningkatkan produksi SOD, CAT, dan GSH (antioksidan alami dalam tubuh) untuk menetralisir kadar ROS di dalam tubuh.

Mekanisme Reactive Oxygen Species (ROS) dihasilkan tubuh dan menyebabkan penuaan dini

Melansir dari laman resmi Life Extension Magazine yang ditulis oleh Emily Steiner (2020), ada 3 komponen bioaktif dalam Ganoderma lucidum memiliki fungsi dalam memediasi anti-aging, meliputi polisakarida, triterpen, dan Ganoderma lucidum polisakarida peptida (GLPP).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Cao dan Lin (2004), Ganoderma lucidum polisakarida peptida (GLPP) terbukti memiliki efek antioksidan dan imunomodulator. Inilah yang membuat jamur Reishi memiliki efek anti-penuaan (anti-aging).

Saat ini, esktrak jamur Reishi juga banyak digunakan dalam produk kecantikan atau anti-aging. Ini karena telah ada dukungan ilmiah tentang penggunaan ramuan dari sumber alami sebagai agen anti-aging dan aplikasinya dalam industri kosmetik.

Begitu pula dengan ekstrak G. lucidum yang telah terbukti sebagai antiradikal. Maja et al. (2019) dalam penelitiannya memperlihatkan bahwa nilai EC50 dari ekstrak G. Lucidum rendah. Artinya, semakin rendah nilai EC50, maka semakin tinggi aktivitas antiradikalnya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ekstrak G. lucidum merupakan antioksidan yang kuat.

Meskipun begitu, temuan ini perlu diverifikasi lebih lanjut melalui uji klinis, terkait stabilitas, permeabilitas, dan khasiat akhir produk kosmetik yang mengandung ekstrak jamur Reishi untuk mencegah penuaan dini.

Baca Juga:

Ketahui, Cara Kerja Jamur Reishi (Lingzhi) untuk Menunjang Pengobatan Hipertensi!

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email