Keampuhan Jamur Reishi dalam Mengobati Alergi Kulit Secara Alami

cara-mengobati-alergi-kulit-secara-alami
Ketika Anda mengalami reaksi alergi, biasanya imun Anda didominasi oleh sel TH2. Untuk menyeimbangkan kembali respons imun, perlu untuk merangsang sel TH1. Salah satunya dengan suplementasi jamur Reishi.

Alergi kulit bisa menimbulkan ruam dan gatal yang hebat dan sangat menjengkelkan. Kondisi ini pada akhirnya mengganggu aktivitas atau pekerjaan Anda sehari-hari. Anda mungkin bisa menghindari alergen yang memicu reaksi alergi kulit Anda.

Namun terkadang, Anda ‘harus’ berada dalam kondisi yang membuat Anda mudah terpapar alergen tersebut. Kalau sudah begini, Anda harus segera mencari solusi yang tepat untuk mengobati alergi kulit sebelum bertambah parah.

Kenapa bisa alergi kulit?

Anda mungkin bertanya-tanya, “Kenapa ya, bisa alergi kulit?” Ruam dan gatal yang muncul bisa disebabkan oleh paparan tanaman (contohnya poison ivy) dan reaksi kulit terhadap obat atau makanan tertentu. Selain itu, penyakit campak atau cacar air juga dapat menyebabkan ruam di kulit.

Berikut ini beberapa kondisi yang berkaitan dengan alergi kulit.

1. Eksim

Eksim atau dikenal sebagai dermatitis atopik, memiliki gejala umum seperti kulit kering, merah, iritasi, dan gatal. Reaksi alergi yang ditimbulkan eksim bisa sangat gatal dan bervariasi tingkat keparahannya, mulai dari ringan (hanya kulit kering) hingga parah (kulit merah, bersisik, tebal, pecah-pecah, dan mengeluarkan cairan bening atau kekuningan). Orang dengan anggota keluarga yang memiliki riwayat alergi lebih berisiko mengalami eksim.

2. Biduran

Biduran (urtikaria) adalah benjolan gatal yang muncul di permukaan kulit. Biasanya, biduran tampak kemerahan dan akan “memucat” (atau memutih) di bagian tengahnya saat ditekan. Disebut biduran akut apabila terjadi tidak lebih dari enam minggu, sedangkan biduran kronis berlangsung lebih dari enam minggu. Umumnya, penyebab biduran akut adalah paparan alergen atau infeksi, sedangkan penyebab biduran kronis sebagian besar tidak diketahui.

3. Dermatitis kontak

Kulit memang bisa menimbulkan reaksi alergi terhadap banyak zat yang memaparinya. Kondisi ini disebut juga dengan dermatitis kontak. Jika Anda mengalaminya, biasanya akan muncul benjolan merah yang sangat gatal di kulit, terutama di area yang kontak langsung dengan zat atau alergen.

Salah satu zat yang paling umum adalah nikel, yang sering ditemui di berbagai produk yang Anda sentuh setiap hari, seperti ponsel, perhiasan, bingkai kacamata, ritsleting, dan sabuk pengaman. Selain nikel, ada juga zat lainnya, termasuk cat kuku, sampo, wewangian, lateks, dan semen.

4. Dermatitis kontak fotoalergi

Adapula dermatitis kontak fotoalergi, yaitu alergen tidak akan menyebabkan reaksi kulit, kecuali kulit Anda juga terkena sinar matahari. Biasanya, reaksi ini dapat terjadi pada produk-produk, seperti losion cukur, tabir surya, dan beberapa parfum.

Untuk memastikan produk tersebut tidak menimbulkan reaksi alergi, coba lakukan uji tempel sedikit di bagian kecil area kulit Anda.

Mekanisme reaksi alergi dalam tubuh

Alergi adalah respons dari sistem kekebalan tubuh yang tidak seimbang. Lebih tepatnya, sel darah putih khusus (antigen presenting cells) yang mengatur respons imun.

Tugas sel ini untuk mengidentifikasi dan melawan patogen, serta memberi tahu respons imun adaptif terhadap bahaya yang ada. Respons imun adaptif kemudian mengirimkan sel T Pembantu (Helper), yaitu TH1 dan TH2, ke bagian target untuk membantu membersihkan tubuh dari patogen.

Namun terkadang, sel T Helper ini bekerja tidak seimbang. Ketika Anda mengalami reaksi alergi, biasanya imun Anda didominasi oleh sel TH2. Untuk menyeimbangkan kembali respons imun, perlu untuk merangsang sel TH1.

Salah satunya dengan suplementasi jamur Reishi. Dengan mengatur sistem kekebalan tubuh Anda, dapat menekan gejala dan respons alergi kulit seminimal mungkin.

Cara mengobati alergi kulit secara alami

Ketika Anda mengalami reaksi alergi kulit, berusahalah sebisa mungkin untuk tidak menggaruknya. Menggaruk ruam atau gatal-gatal hanya akan membuat lebih banyak iritasi, bahkan bisa menyebabkan infeksi.

Jika Anda memiliki obat alergi kulit yang diresepkan oleh dokter, seperti krim atau obat oral, segeralah minum untuk membantu meringankan ketidaknyamanan Anda.

Anda juga harus mencari tahu apa yang menyebabkan alergi kulit Anda, sehingga Anda bisa menghindari atau menggunakan perlindungan dari alergen yang menyebabkan ruam dan gatal. Meskipun ini sulit, Anda bisa meminta bantuan dokter kulit atau ahli alergi.

Strategi sederhana ini juga bisa Anda terapkan untuk membantu menghilangkan pemicu alergi kulit dan mengurangi paparan alergen dari lingkungan, seperti mengurangi konsumsi makanan olahan, lemak jenuh, gula, kafein, alkohol, dan soda, serta perbanyak makan buah dan sayuran.

Namun, bagaimana jika ternyata Anda butuh lebih banyak dukungan? Anda bisa memberikan perlindungan ekstra untuk tubuh dengan suplemen jamur Reishi. Jamur yang dikenal sebagai “Lingzhi” dalam bahasa Cina, telah digunakan sebagai terapi selama berabad-abad untuk membantu meningkatkan energi dan kekebalan tubuh terhadap stres.

Jamur Reishi adalah stimulan kuat yang dapat membantu mengatur keseimbangan TH1 dan TH2. Lebih lanjut, jamur ini juga bekerja untuk menekan berbagai senyawa inflamasi dalam tubuh (seperti prostaglandin) dan menghambat pelepasan histamin. Inilah mengapa jamur Reishi efektif membantu mengobati alergi kulit secara alami.

Jamur Reishi, bantu redakan gejala dan respons alergi kulit

Powell (2004), seorang praktisi pengobatan tradisional Tiongkok (TCM), mengungkapkan manfaat jamur Reishi (Gandoderma Iucidum) untuk mengobati alergi. G. lucidum adalah agen yang efektif untuk memulihkan keseimbangan normal antara sel TH1 dan TH2 pada pasien dengan imun yang dimediasi histamin.

Lebih lanjut, dosen lulusan University of Birmingham ini menyatakan bahwa suplementasi jamur Reishi sebagai imunonutrisi pada pasien alergi adalah perawatan yang mungkin lebih hemat biaya.

Studi selanjutnya oleh Bhardwaj et al. (2014), meneliti adanya kandungan asam ganoderic C dan D, serta senyawa triterpenoid cyclo-octasulfur dalam jamur Reishi yang dapat menghambat pelepasan senyawa histamin dari sel mast hewan percobaan.

Hasil penelitian ini semakin memperkuat khasiat jamur Reishi (Lingzhi) untuk membantu meringankan gejala dan respons alergi kulit, karena memiliki aktivitas farmakologis sebagai antihistamin.

Meskipun begitu, kemungkinan interaksi suplemen jamur Reishi dengan obat yang saat ini Anda minum tetap ada. Terlebih lagi, jika Anda sedang menggunakan obat imunosupresan atau warfarin.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan sebelum mengonsumsi jamur Reishi, agar perawatan alergi kulit Anda tetap aman dan sehat.

Photo by wayhomestudio – www.freepik.com

Baca Juga:
Macam-Macam Obat Alergi Udang, Apakah Jamur Reishi Juga Efektif?
Manfaat Jamur Lingzhi untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi COVID-19

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email