Beta-Glucan: Pengertian, Manfaat, dan Efek Samping

beta-glucan-pengertian-manfaat-dan-efek-samping-review-reishi
Beta-glucan adalah jenis serat yang terdapat pada dinding sel ragi, bakteri, jamur, ganggang, dan tanaman lainnya seperti gandum atau barley.

Tahukah Anda? Selain vitamin A, B, C, dan D yang seringkali diagung-agungkan sebagai peningkat kekebalan tubuh, ada zat gizi lain yang ternyata juga dapat berperan sebagai imunostimulan. Ya, itu adalah beta-glucan yang merupakan jenis serat dan bagian dari senyawa polisakarida alami. Apa itu beta-glucan? Apa saja manfaatnya untuk tubuh Anda? Dari mana Anda bisa mendapatkannya? Semuanya akan terjawab dalam artikel berikut ini!

Apa itu beta-glucan?

Beta-glucan adalah jenis serat yang terdapat pada dinding sel ragi tertentu, bakteri, jamur, ganggang (seperti rumput laut), dan tanaman lainnya seperti gandum atau barley. Jenis serat ini berperan sebagai sumber energi dan struktur dalam berbagai spesies tanaman ini [1, 2].

Sebagian besar beta-glucan dari biji-bijian adalah jenis serat larut, artinya senyawa ini larut dalam air dan dapat difermentasi (prebiotik) di saluran pencernaan Anda. Namun, yang berasal dari bakteri, ragi, dan jamur, biasanya tidak larut dalam air.

Meskipun masing-masing jenis serat ini dapat memberikan manfaat kesehatan, tetapi bisa berbeda-beda bergantung dengan jenisnya, misalnya:

  • Gandum, jenis beta-glucan berbasis gandum (misalnya oat) terkenal dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengendalikan kolesterol-LDL (jahat) [3].
  • Ragi, jenis beta-glucan berbasis ragi roti memiliki pola molekuler yang berbeda dengan ragi bir, yang dapat memodulasi kekebalan tubuh [4].
  • Jamur, jenis beta-glucan berbasis jamur telah terbukti memiliki efek untuk kekebalan tubuh. Salah satu sumbernya yang terkenal adalah dari jamur Reishi (Ganoderma lucidum) [5, 6, 7].

Manfaat beta-glucan untuk kesehatan

Ada 6 manfaat beta-glucan untuk kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah, yaitu:

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Bukti bahwa jenis serat ini dapat meningkatkan kesehatan jantung berasal dari Food and Drugs Administration (FDA) yang telah menyetujui makanan dengan beta-glucan tinggi sebagai label jantung sehat [8]. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa beta-glucan dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

Salah satunya menemukan bahwa mengonsumsi gandum yang mengandung setidaknya 3 gram beta-glucan setiap hari dapat mengurangi kadar kolesterol-jahat (LDL) sekitar 5-7% [9]. Penelitian lainnya juga mendukung kemampuan serat ini (dari gandum dan barley) dapat meningkatkan kadar lipid yang menyehatkan jantung.

2. Mengatur kadar gula darah

Terutama bagi penderita diabetes, beta-glucan dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda. Serat larut ini pun juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Dalam jurnal Nutricion Hospitalaria (2014) dijelaskan bahwa pemberian beta-glucan dalam dosis sekitar 6 gram per orang per hari selama minimal 4 minggu cukup memicu perbaikan kadar glukosa darah dan parameter lipid individu dengan diabetes mellitus. Pemberian dalam dosis rendah selama setidaknya 12 minggu juga dilaporkan dapat meningkatkan manfaat metabolik [10].

Hal ini didukung juga oleh jurnal Nutrients (2016), bahwa sebanyak 350 pasien dengan DMT2 (diabetes mellitus tipe 2) secara signifikan mengalami penurunan konsentrasi glukosa plasma puasa dan HbA1C setelah diberikan beta-glucan dengan dosis 2,5-3,5 gram per hari selama 3-8 minggu dibandingkan dengan kelompok kontrol [11].

3. Merangsang sistem kekebalan tubuh

Para ahli meyakini bahwa beta-glucan dapat berefek positif pada sistem kekebalan tubuh – meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Sebab, sebagian besar penelitian masih terbatas pada hewan percobaan.

Beta-glucan adalah salah satu fitokimia pendukung kekebalan tubuh yang paling kuat,” jelas Linda Quinn yang dilansir dari Mind Body Green. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa bioaktif ini secara positif dapat memengaruhi sistem imunitas dengan beberapa cara yang unik.

Misalnya, dengan melatih dan memperkuat sel imun bawaan, seperti neutrofil dan makrofag. Sel darah putih esensial ini berperan dalam melindungi tubuh Anda dari zat asing yang membahayakan kesehatan tubuh Anda [6, 12].

Polisakarida alami ini dapat meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami (sel NK) – bagian dari sistem kekebalan yang mengenali dan melawan sel kanker [5].

Serat ini juga membantu menyeimbangkan peradangan, yang merupakan komponen penting dari respons kekebalan ketika ada zat asing yang masuk ke tubuh Anda [12].

Hasil dari berbagai penelitian tersebut mengantarkan kita pada sebuah kesimpulan bahwa beta-glucan mungkin dapat merangsang sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh melawan penyakit infeksi dengan lebih efektif.

4. Mendukung kesehatan usus

Hal ini terlihat jelas karena beta-glucan adalah jenis serat larut, yang dapat menyerap air di seluruh saluran usus dan memadatkan feses, sehingga melancarkan buang air besar. Komponen aktif ini juga bertindak sebagai prebiotik, yang memberikan makan untuk bakteri baik di usus Anda dan membantu menyeimbangkan mikrobiota di usus Anda [13].

Campuran beta-glucan, inositol, dan enzim pencernaan (Biointo) juga telah terbukti membantu memperbaiki beberapa gejala IBS, seperti perut kembung, bergas, dan sakit perut, serta meningkatkan kondisi klinis keseluruhan pasien IBD-IBS [14, 15].

5. Mendukung umur panjang

Manfaat potensial lainnya dari beta-glucan adalah mencegah penuaan terjadi lebih cepat. Sayangnya, bukti ilmiah hal ini masih terbatas pada model hewan dan masih dalam tahap awal.

Meski begitu, ada satu penelitian yang diterbitkan dalam Rejuvenation Research pada tahun 2020, menemukan bahwa beta-glucan dapat memberikan efek anti-aging pada ikan dengan mempromosikan aktivitas antioksidan, mengurangi stres oksidatif, dan membantu melawan infeksi [16].

6. Pengobatan topikal untuk kulit

Beta-glucan juga sering dijadikan sebagai kandidat kosmetik dengan manfaat antioksidan, anti-kerut, dan melembabkan [17]. Memang, penelitian tentang beta-glukan sebagai pengobatan topikal sangat sedikit.

Namun, beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ketika beta-glucan dioleskan pada luka akut dan kronis, serat tanaman ini dapat mempercepat proses penyembuhan dengan mengendalikan peradangan, berkontribusi pada regenerasi sel, dan melawan bakteri dan virus lain yang dapat menyebabkan infeksi [18].

Cara kerja beta-glucan di dalam tubuh

Cara kerja beta-glucan di dalam tubuh bergantung pada manfaat yang ditawarkannya.

Untuk sistem pencernaan, serat larut ini bekerja dengan menarik air dari usus, membentuk zat kental seperti gel, dan memperlambat transit makanan di usus Anda. Artinya, tubuh Anda akan perlu waktu lebih lama untuk mencerna makanan tersebut.

Pencernaan yang lebih lambat ini menyebabkan tubuh tidak menyerap gula dan kolesterol dengan cepat, sehingga mengurangi kemungkinan lonjakan gula darah dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, karena serat larut ini tidak dapat dicerna, sehingga dapat melewati seluruh saluran pencernaan Anda. Saat melewatinya, serat ini akan mengikat dan membawa kolesterol ikut keluar bersamanya. Alhasil, dapat menurunkan kadar kolesterol Anda [1].

Untuk sistem imunitas, beta-glucan bertindak sebagai imunomodulator yang melatih imun bawaan Anda dan menyeimbangkan respons peradangan. Efek kekebalannya ini dikaitkan dengan kemampuan untuk mengikat reseptor pada permukaan sel imun bawaan, termasuk monosit, makrofag, neutrofil, dan sel pembunuh alami [19].

Sumber beta-glucan

Beta-glucan secara alami terdapat dalam beberapa makanan dan umumnya, aman untuk dikonsumsi. Anda bisa memulainya dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi berikut ini:

  • Gandum.
  • Jelai.
  • Biji-bijian utuh.
  • Ragi roti.
  • Jamur (Reishi, Shiitake, Maitake).

Adakah efek sampingnya?

Melansir dari Mind Body Green, beta-glucan dapat ditoleransi dengan sangat baik dan memiliki catatan keamanan yang kuat. Dalam studi klinis menggunakan ragi, gandum, atau barley, tidak ada efek samping yang diamati pada anak-anak atau orang dewasa.

Salah satu interaksi obat-zat gizi yang potensial adalah imunosupresan. Mengingat jenis serat ini dapat meningkatkan dan merangsang kekebalan, Anda yang menggunakan obat imunosupresan harus mendiskusikan dengan dokter dulu sebelum mengonsumsi suplemen beta-glucan.

Tentu, adalah hal terbaik jika Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen jenis apa pun, terlebih jika Anda memiliki masalah kesehatan kronis.

Gambar oleh Welcome to all and thank you for your visit ! ツ dari Pixabay

Baca Juga:
10 Cara Menurunkan Darah Tinggi yang Ampuh dan Efektif, Mulailah Sekarang Juga!
Jamur Reishi, Salah Satu Cara Memutihkan Kulit Secara Alami yang Patut Dicoba

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email